PENTING !, bagi Pesantren yang telah mencairkan bantuan Daring pesantren, harap segera membuat LPJ penggunaan Daring ke Aziz Ahlaf di Seksi Pontren

info terkini

- Pemutakhiran ijin operasional ditunda.
- info : WhatsApp 0817146611 (Aziz Ahlaf) khusus chat, ada balasan pesan otomatis

Senin, 16 April 2018

Kiprah ASN Kemenag di Masyarakat

Ciwaringin -  Kabupaten Cirebon (15/4/18) OPINI – Kabupaten Cirebon, 5 Nilai Budaya kerja Kementerian Agama adalah hal yang harus dijunjung tinggi bagi ASN Kementerian Agama dan harus terus dijalankan pada diri setiap ASN. Lebih dari sekedar hafal secara harfiyah juga lebih pada pengamalan dari 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama. Suatu keharusan bagi ASN Kementerian Agama untuk tetep berpegang pada Integritas, profesionalitas, Inovasi,  anggungjawab, dan Keteladanan.

Momen Isra’ Mi’raj sudah membudaya di masyarakt Cirebon untuk diisi dengan kegiatan sosial keagamaan yang pada umumnya dalam bentuk Marhabanan, tabligh akbar, pengajian umum, marawis dll. Lembaga formal dari tingat RA, MI, MTs, hingga MA maupun lembaga non formal seperti TKQ TPQ DTA PDF (Pendidikan Diniyah Formal), PPS Wajardikdas, Majlis Ta’lim, Jamiiyah, turut serta ambil bagian dalam mengislamkan budaya masyarakat dengan mengisi dengan kegiatan bernilai keagamaan.

Adalah H. Mujayin, kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon melalui H. Abu Bakar Kepala Seksi PD Pontren yang diwakili stafnya Aziz Ahlaf untuk memberikan tausiyah kepada masyarakat kecamatan Ciwaringin Desa Galagamba dalam momen Isra' Mi'raj sebelum menggelar acara Marhabanan bersama para jamaah di Tajug Sadar yang berlokasi di Blok Dukumire dihadiri para tokoh masyarakat dan alim ulama setempat.
Dalam isi tausiyahnya, Aziz Ahlaf membahas perjalanan Isra' Mi'raj baginda nabi Muhammad Saw dan pesan moral yang terkandung pada peristiwa agung tersebut, salah satunya tentang perintah sholat yang semula sebanyak 50 waktu dalam sehari menjadi 5 waktu dalam sehari.

Kiprah sebagai ASN kemenag tidak melulu hanya sebatas di lingkungan instansi atau sebatas ruang lingkup pekerjaan semata tapi lebih jauh dari itu harus bisa menjadi Teladan bagi masyarakat sekitar, keteladan adalah salah satu dari 5 Nilai Budaya kerja (poin ke 5).
Masyarakat mungkin banyak yang belum tahu bahkan tidak mau tahu tentang jabatan apa yang kita emban di lingkungan pekerjaan, masyarakat hanya tahu bahwa ASN tersebut bekerja di Kementerian Agama yang tentunya tergambar sosok individu yang dianggap mampu atau memahami permasalahan seputar keagamaan. Ada tanggung jawab moral bagi setiap ASN dibawah naungan Kementerian Agama di masyarakat, Tanggungjawab adalah salah satu dari 5 nilai budaya kerja (poin ke 4).

Selasa, 10 April 2018

Ujian Akhir Madrasah DTA

Cirebon, 10/4/18) Memasuki hari kedua Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (UAM DTA), antusias para guru dari masing-masing lembaga begitu semangat dalam menyelenggarakan kegiatan ini, walaupun mereka menyadari UA DTA belum sepenuhnya mendapat subsidi anggaran khusus UA DTA, baik dari APBD maupun APBN, namun semua itu tidak mengurangi semangat para guru untuk turut serta mendidik generasi muda yang berakhlaqul karimah berjiwa nasionalis melalui uji kompetensi akhir tahun ajaran pendidikan diniyah keagamaan.


Pengelola lembaga sangat berharap adanya perhatian khusus untuk Lembaga Pendidikan Diniyah Keagamaan baik secara langsung maupun melalui rumusan dalam APBN yang dituangkan dalam Anggaran Kementerian Agama Kabupaten Cirebon Seksi PD Pontren. Agar nantinya, Pendidikan Non Formal ini tidak terus menerus dipandang sebelah mata daripada pendidikan formal lainnya.




Sejak Senin, 9 April hingga Rabu, 12 April. Kegiatan rutin tahunan ini diselenggaran atas inisiatif dari lembaga-lembaga melalui rapat bersama Forum DTA se Kabupaten Cirebon.
H. Mujayin, Kepala Kantor Kementerian Agama melalui H. Abu Bakar Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) melakukan kegiatan monitoring se Kabupaten Cirebon beserta para staf nya di seksi PD Pontren dengan cara dibagi per wilayah untuk masing-masing TIM sejumlah 40 kecamatan.

H. Mualim, Seksi PD Pontren dan Kepala Seksi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Cirebon beserta TIM Pokjawas Bidang Pendidikan keagamaan non formal ikut serta dilibatkan dalam monitiring ujian DTA ini, yang juga dibagi atas beberapa TIM untuk masing-masing wilayah.


Atas rekomendasi dari Maulana Ishaq Ketua FKDT tingkat Kabupaten memberikan mandat kepada Madun perwakilan Forum DTA tingkat kecamatan untuk mendampingi Tim Monitoring dari  Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat melalui H. Lely Mulyadi dan Hj. Leti yang didampingi oleh Kementerian Agama Kabupaten Cirebon Seksi PD Pontren H. Samsudin, Hj. Ropi, Hj. Anis Khairunnisa, juga Aziz Ahlaf selalu protokoler monitoring.

Terpisah dari Monitoring hari kedua UA-DTA, H. Dikdik Kepala Seksi Pondok Pesantren Salafiyah penyelenggara Wajib Belajar Pendidikan Dasar (PPSWD) didampingi Agus Abdul Kholik selaku Ketua PPSWD Kabupaten Cirebon dan Aziz Ahlaf dari Seksi PD Pontren melakukan monitoring ke salah satu Pesantren Penyelenggaran Ujian Paket Wustha (setingkat Paket B) di Desa Wanasaba kidul kelurahan Sumber, Pondok Pesantren Tahfidz Ash Shobirin). Ustdz Hargo, mengapresiasikan kegembiraan atas kunjungan monitoring dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat melalui H. Didik ke Pesantren Ash Shobirin karena disamping dapat bersilaturahmi secara langsung juga bisa menyampaikan aspirasi dan kondisi nyata di lapangan.


H. Busyaeri, salah satu pengawas bidang pendidikan non formal memonitoring langsung jalannya UA DTA di Rayon 5 kecamatan Sumber, didampingi para guru dan panitia Ujian. salah satu panitia yang enggan disebut namanya dalam Rayon 5 berpendapat, bahwa ujian ini bisa dijadikan sebagai salah satu bahan kajian dan evalusi atas keberhasilan peserta didik selama menempuh kegiatan belajar mengajar, agar bisa menumbuhkan semangat belajar bagi siswa-siswi.

sesi beberapa saat menjelang ujian di mulai. foto bersama dari Panitia Ujian Akhir Madrasah DTA Rayon 5.

Berita Lainnya

Tugas Utama dan Fungsi Seksi PD Pontren

PENDATAAN EMIS ONLINE : KLIK DISINI A.     Tugas Pokok : 1.        Menangani pendirian Ijin Operasional lembaga 2.        Menangani...

Follow by Email