Jalan Sunan Drajat No 5 Kec Sumber 45611, email : pdpontrenkabcirebon@kemenag.go.id, FB : Pdpontren Kabcirebon

Sunday, 22 October 2017

Pesantren An Nasuha dan Pesantren Assalafiyah dalam HSN 22 Oktober

(Cirebon, Pabedilan 22 Oktober 2017), Adalah ujung timur dari Kabupaten Cirebon kecamatan Pabedilan desa Kalimukti, Pesantren An Nashuha memperingati Hari Santri Nasional (HSN) bersama ratusan santri dan para ustadz. Wali santri dan masyarakat sekitar pun turut aktif berpartisipasi dan mendukung acara peringatan HSN tersebut. Diwaktu dan momen bersamaan pun, Pesantren yang terletak di wilayah tengah dari kabupaten Cirebon Desa Bode Lor Kecamatan Plumbon Pondok Pesantren Assalafiyah menggelar peringatan HSN di halaman pesantren.

Penuh hidzmat dan khusyu, para santri, ustadz, para kiyai, sesepuh, tokoh masyarakat, aparat pemerintah setempat, aparan keamanan, tamu undangan, pun turut menghadiri dan mengikuti acara peringatan HSN hingga selesai. Pukul 08:00 WIB para santri sudah memadati lapangan di lingkungan pesantren untuk mengikuti Apel HSN.


KH Usamah, pengasuh Pondok Pesantren An Nashuha bertindak sebagai inspektur Apel HSN dalam sambutannya beliah berpesan kepada para santri bahwa “santri itu harus memiliki jiwa ksatria dan berani menegakkan kebenaran dimuka bumi indonesia tercinta”.
karena santri adalah Garda terdepan dari NKRI, adalah termasuk jihad manakala negara kita dijajah, dan termasuk suatu kewajiban kita semua sebagai santri untuk mempertahankan keutuhan NKRI” lanjut beliau.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Wajib Belajar Pendidikan Dasar (wajardikdas) H. Ahmad Jari, membenarkan yang disampaikan pengasuh pondok pesantren An Nashuha KH. Usamah. “hal itu tersebut yang disampaikan KH. Usamah adalah termasuk salah satu intisari dari resolusi jihad NU tahun 1945”



=====

 
Pesantren Assalafiyah
Terpisah, KH. Hambali pengasuh pesantren Assalafiyah Bode Lor didampingi dewan ustadz, para guru, memimpin langsung acara peringatan HSN 22 Oktober. Ust. Mu’izzuddin Hambali bekerja sama dengan Ust. H. Nur Muhamad Faiz Amin dibantu dengan para ustadz memobilisasi para santri putra untuk bersama-sama menuju lapangan yang ada di lingkungan pesantren.
Ny. Hj. Umaenah Hambali dan didampingin Ny. Hj. Thoyyibah Hambali pun turut serta memobilisasi para santri putri untuk memeriahkan acara tersebut dengan berkumpul di lapangan, bergabung dengan santri putra.

Di awali dengan pengibaran sang saka merah putih bendera indonesia dan diiringi gemuruh lagu indonesia raya oleh para santri, membuat suasana semakin bergemuruh dan bersemangat. Petugas pengibar bendera tersebut oleh santri putra. Dilanjut dengan pembacaan UUD 45, teks Pancasila, pembacaan Ikrar Santri Indonesia dan diakhiri dengan menyanyikan mars santri, ditutup dengan doa.
Gemuruh sholawat dan takbir mengagungkan asma allah terlantun jelas dan kompak, beberapa meneti menjelang apel hari santri di mulai.

Kepala Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon melalui Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) diwakili H. Mualim yang berkecimpung langsung dalam bidang pesantren menjelaskan via komunikasi live dengan salah satu panitia pelaksana H. Nur Muhammad Faiz Amin beberapa saat menjelang Apel di mulai bahwa kegiatan apel peringatan HSN di pesantren Assalafiyah mendapatkan apresiasi positif, mengingat pesantren ini tahasus pada tahfidz qur’an namun tidak melupakan pilar-pilar ajaran dari UUD 45 dan pancasila serta semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Walaupun pesantren ini terkenal dengan metode salaf atau klasfiknya, namun tidak berarti melupakan atau meinggalkan nilai-nilai kenegaraan dan pancasila, karena kaum santri melalui ustadznya sadar betul bahwa rumusan pancasila pun terlahir dari pilar ajaran islam dan dirumuskan oleh tokoh islam” tutur KH. Mu’izzuddin Hambali melalui H. Nur Muhammad Faiz Amin.

==momen lain==
Pesantren Al Marzuqiyah (Tegalgubug), Atta’rifiyah (Ciledug), Ash Shobirin (Wanasaba), Al Anwariyah (Tegalgubug), Ash Shafa (Gebang), Dar Al Qur’an (Cikalahang) , Darul Qur’an (Arjawinangun), Miftahul Huda (Sumber), Manba’ul ‘Ulum (Dukupuntang), dll. Pun turut serta memperingati peringatan HSN pada waktu dan hari yang sama dalam bentuk karnaval dan di akhiri dengna Apel Hari Santri Nasional pada masing-masing tempat di lingkungan pesantren tersebut.

No comments:

Post a Comment

Berita Lainnya

Tugas Utama dan Fungsi Seksi PD Pontren

PENDATAAN EMIS ONLINE : KLIK DISINI A.     Tugas Pokok : 1.        Menangani pendirian Ijin Operasional lembaga 2.        Menangani...

Follow by Email