PENTING !, bagi Pesantren yang telah mencairkan bantuan Daring pesantren, harap segera membuat LPJ penggunaan Daring ke Aziz Ahlaf di Seksi Pontren

info terkini

- Pemutakhiran ijin operasional ditunda.
- info : WhatsApp 0817146611 (Aziz Ahlaf) khusus chat, ada balasan pesan otomatis

Rabu, 20 Desember 2017

Motor Honda Beat Pop itu untuk Siapa?

Serah terima motor honda BEAT POP

Lomba Marching Band di lingkungan Kemenag Kab. Cirebon

(Senin, 18 Desember 2017). Dimulai dari halaman depan Seksi Pendidikn Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren)

Senin, 18 Desember 2017

Maulid Nabi Muhammad SAW pada DTA Abu Hurairah Kecamatan Sumber

(Ahad, 17 Desember 2017), Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, guna Menumbuhkan semangat dan motivasi yang tinggi bagi para santri dalam membentuk akhlaqul Karimah melalui pendekatan Al Quran dan Sunnah. KH. Choirul Khuuq dari Kecamatan Panguragan dalam tausiyahnya pada momen Maulid Nabi Muhammad SAW di DTA Abu Hurairah.

Kamis, 14 Desember 2017

(Ciwidey  Bandung, 11 Desember 2017), Kegiatan EMIS (Education Management Information System) yang di laksanakan pada Hari Senin – Selasa, 11 – 12 Desember 2017, dalam kegiatan FGD (Forum Group Discusion) EMIS, dihadiri oleh 27 kab/kota se Jawa Barat, masing-masing kab/kota mengutus 2 orang perwakilan dari operator tingkat kabupaten/kota.

Nara sumber dari kegiatan FGD EMIS ini dari Kanwil Propinsi Jawa Barat, dan dari Forum PPS WD (Pondok Pesantren Wajar Dikdas) tingkat proponsi.
Hal-hal yang menjai bahasan utama dalam kegiatan FGD EMIS ini, antara lain ;
1. Laporan data EMIS per Semester Ganjil pada tahun ajaran 2017/2018

2. Teknis pengisian dan pembuatan user akun untuk EMIS Online oleh masing-masing lembaga
3. Pemutakhiran data calon peserta UN paket B dan C bagi PPS WD
4. Pengarahan tentang kebijakan yang berkaitan dengan emis online oleh Kanwil Bandung
5. Ramah tamah dan silaturahmi dalam kegiatan Out Bond.


rangkuman tentang emis online :
a. setiap lembaga wajib memiliki akun emis online
b. setiap lembaga memiliki email lembaga yang aktif
c. email untuk akses ke emis online tidak harus sama dengan email yang dipakai untuk aktifitas administratif keseharian
d. namun lebih di anjurkan adalah menggunakan email yang sama (antara email untuk aktifitas dengan email untuk akses ke emis online)
e. pengisian data lembaga adalah kewajiban dari masing-masing lembaga
f. setiap lembaga diharuskan memiliki nomor Whatsapp yang aktif, minimal di wakili oleh kepala seklolah atau guru yang dipercaya, hal ini berguna untuk akses informasi dan pengirimian blanko data, atau data yang telah terisi

Kamis, 07 Desember 2017

Sosialisasi Emis Online FKDT Kec Sumber

(Selasa, 5 Desember 2017), Bertempat di Aula gedung PUI kecamatan Sumber,

Rabu, 29 November 2017

Sosialisasi Emis TPQ kec. Sumber

(Jumat, 24 Nopember 2017), Adalah Ibu Hj. Sri Nurhatin sebagai shohibul bait,

Pembuatan Akun Emis Online (Gen 1)

INFORMASI🖥
🔮
🙏🙏for🙏🙏 : 
PONPES, PPS wajardikdas, DTA, LPQ (TPQ TKQ)
✍✍

reviews Kegiatan diluar kantor

(Kamis, 26 oktober 2017)
(Hari Santri Nasional) HSN di bandung

Jumat, 17 November 2017

Senin, 23 Oktober 2017

Apel Hari Santri Nasional di Halaman Kantor Kementrian Agama Kab. Cirebon

(Senin, 23 Oktober 2017)
Apel Hari Santri Nasional di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon. Pembina upacara oleh

Minggu, 22 Oktober 2017

Pesantren An Nasuha dan Pesantren Assalafiyah dalam HSN 22 Oktober

(Cirebon, Pabedilan 22 Oktober 2017), Adalah ujung timur dari Kabupaten Cirebon kecamatan Pabedilan desa Kalimukti, Pesantren An Nashuha memperingati Hari Santri Nasional (HSN) bersama ratusan santri dan para ustadz. Wali santri dan masyarakat sekitar pun turut aktif berpartisipasi dan mendukung acara peringatan HSN tersebut. Diwaktu dan momen bersamaan pun, Pesantren yang terletak di wilayah tengah dari kabupaten Cirebon Desa Bode Lor Kecamatan Plumbon Pondok Pesantren Assalafiyah menggelar peringatan HSN di halaman pesantren.

Penuh hidzmat dan khusyu, para santri, ustadz, para kiyai, sesepuh, tokoh masyarakat, aparat pemerintah setempat, aparan keamanan, tamu undangan, pun turut menghadiri dan mengikuti acara peringatan HSN hingga selesai. Pukul 08:00 WIB para santri sudah memadati lapangan di lingkungan pesantren untuk mengikuti Apel HSN.


KH Usamah, pengasuh Pondok Pesantren An Nashuha bertindak sebagai inspektur Apel HSN dalam sambutannya beliah berpesan kepada para santri bahwa “santri itu harus memiliki jiwa ksatria dan berani menegakkan kebenaran dimuka bumi indonesia tercinta”.
karena santri adalah Garda terdepan dari NKRI, adalah termasuk jihad manakala negara kita dijajah, dan termasuk suatu kewajiban kita semua sebagai santri untuk mempertahankan keutuhan NKRI” lanjut beliau.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Wajib Belajar Pendidikan Dasar (wajardikdas) H. Ahmad Jari, membenarkan yang disampaikan pengasuh pondok pesantren An Nashuha KH. Usamah. “hal itu tersebut yang disampaikan KH. Usamah adalah termasuk salah satu intisari dari resolusi jihad NU tahun 1945”



=====

 
Pesantren Assalafiyah
Terpisah, KH. Hambali pengasuh pesantren Assalafiyah Bode Lor didampingi dewan ustadz, para guru, memimpin langsung acara peringatan HSN 22 Oktober. Ust. Mu’izzuddin Hambali bekerja sama dengan Ust. H. Nur Muhamad Faiz Amin dibantu dengan para ustadz memobilisasi para santri putra untuk bersama-sama menuju lapangan yang ada di lingkungan pesantren.
Ny. Hj. Umaenah Hambali dan didampingin Ny. Hj. Thoyyibah Hambali pun turut serta memobilisasi para santri putri untuk memeriahkan acara tersebut dengan berkumpul di lapangan, bergabung dengan santri putra.

Di awali dengan pengibaran sang saka merah putih bendera indonesia dan diiringi gemuruh lagu indonesia raya oleh para santri, membuat suasana semakin bergemuruh dan bersemangat. Petugas pengibar bendera tersebut oleh santri putra. Dilanjut dengan pembacaan UUD 45, teks Pancasila, pembacaan Ikrar Santri Indonesia dan diakhiri dengan menyanyikan mars santri, ditutup dengan doa.
Gemuruh sholawat dan takbir mengagungkan asma allah terlantun jelas dan kompak, beberapa meneti menjelang apel hari santri di mulai.

Kepala Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon melalui Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) diwakili H. Mualim yang berkecimpung langsung dalam bidang pesantren menjelaskan via komunikasi live dengan salah satu panitia pelaksana H. Nur Muhammad Faiz Amin beberapa saat menjelang Apel di mulai bahwa kegiatan apel peringatan HSN di pesantren Assalafiyah mendapatkan apresiasi positif, mengingat pesantren ini tahasus pada tahfidz qur’an namun tidak melupakan pilar-pilar ajaran dari UUD 45 dan pancasila serta semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Walaupun pesantren ini terkenal dengan metode salaf atau klasfiknya, namun tidak berarti melupakan atau meinggalkan nilai-nilai kenegaraan dan pancasila, karena kaum santri melalui ustadznya sadar betul bahwa rumusan pancasila pun terlahir dari pilar ajaran islam dan dirumuskan oleh tokoh islam” tutur KH. Mu’izzuddin Hambali melalui H. Nur Muhammad Faiz Amin.

==momen lain==
Pesantren Al Marzuqiyah (Tegalgubug), Atta’rifiyah (Ciledug), Ash Shobirin (Wanasaba), Al Anwariyah (Tegalgubug), Ash Shafa (Gebang), Dar Al Qur’an (Cikalahang) , Darul Qur’an (Arjawinangun), Miftahul Huda (Sumber), Manba’ul ‘Ulum (Dukupuntang), dll. Pun turut serta memperingati peringatan HSN pada waktu dan hari yang sama dalam bentuk karnaval dan di akhiri dengna Apel Hari Santri Nasional pada masing-masing tempat di lingkungan pesantren tersebut.

Ciwaringin Desa Babakan dalam Hari Santri Nasional 22 Oktober se Kabupaten Cirebon

H. Khidir (Batik tengah) dalam tribun undangan

(Cirebon, Ciwaringin 22 Oktober 2017), Di tempat berbeda di waktu yang sama beberapa pesantren se Kabupaten Cirebon menggelar Peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Malam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Pesantren An Nashuha


(Cirebon, Pabedilan 21 Oktober 2017), bertempat di halaman pesantren An Nashuhah Pukul 20:00 WIB ratusan santri bersama para ustadz menggelar acara lantunan sholawat berjamaah dan istighosah dilanjut dengan tauhsiyah Oleh Pengasuh Pesantren An Nasuha. Hingga pukul 23:18 WIB acara baru selesai. Pengasuh Ponpes An Nashuhah KH. Usamah memimpin langsung jalannya acara di malam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) didampingi Ust. KH. Ahmad Jawahir dan Ust. H. Ahmad Jari.

Gemuruh dan kumandan sholawat dimalam Peringatan HSN membuat suasana semakin khidzmat, mengenang serta mendoakan jasa-jasa para pahlawan nasional yang telah gugur membela kemerdekaan negara indonesia tercinta. Terkhusus, mengambil tauladan semangat jihad kaum santri dan kiyai kala membela kemerdekaan indonesia. Doa khusyu’ dari kalangan santri pesantren An Nashuha mencerminkan bahwa ikatan batin sesama santri masih tetap kua.

H. Imron Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon melalui Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren via komunikasi live whastapp nya membenarkan dan mendukung acara yang digelar di pesantren An Nasuha.
“kebetulan acarnya bersamaan dengan yang digelar di Masjid Al Jabar, kami hanya bisa mantau live saja dari sini via video call” tutur beliau sambil menggenggam android kesayangannya usai live call dengan pihak An Nashuha.

Dimalam yang sama, peringatan HSN bertempat di Masjid Al Jabar jalan raya Cirebon -  Bandung, Kepala Kantor kemenag Kabupaten Cirebon H. Imron turut aktif memantau langsung via Video Call dengan H. Ahmad Jari. Sekaligus mendukung sepenuhnya acara tersebut dan berharap agar acara peringatan HSN terus berjalan untuk masa yang akan datang.

“adalah benar, acara ini (Peringatan HSN, red) akan kami agendakan khusus dalam salah satu program utama pesantren” jelas H. Ahmad Jari saat disinggung mengenai kelanjutan dari peringatan HSN untuk masa yang akan datang. “kami akan lakukan variasi acara peringatan HSN untuk momen yang akan datang” lanjutnya.

Hari Santri Nasional (HSN) di Masjid Al Jabar Kabupaten Cirebon

Istighotsah di Masjid Al Jabar dalam HSN
(Cirebon, 21 Oktober 2017), Ribuan Santri dan ratusan kiyai dari berbagai kecamatan dan pondok pesantren se Kabupaten Cirebon membanjiri Masjid Al Jabar di Jalan Raya Cirebon – Bandung. Kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas sempat terjadi di lokasi tersebut, namun berkat kerjasama dan koordinasi antara GP Ansor dengan Aparat Kepolisian dan TNI, kondisi tersebut dapat dinetralisir sangat tertib. Tidak ketinggalan pula aparat keamanan TNI, aparat Kepolisian turut serta membanjiri acara tersebut.
                           
Aparat Kepolisian, Personil GP Ansor
Hari Santri Nasional (HSN) 2017 merupakan momen yang sangat tepat sebagai wahana dan ajang silaturahmi antar lapisan masyarakat dari berbagai golongan, dengan harapan dapat mempererat ukhuwah dan rasa persaudaraan. Disamping untuk mengenang atas perjuangan dan jasa kaum santri dan kiyai dalam keterlibatan memperjuangan kemerdekaan negara indonesia tercinta. Pun, sekaligus mendoakan para pahlawan pada umumnya, juga para kaum santri dan kiyai yang telah gugur membela tanah air indonesia.

H. Imron Kepala Kemenag Kab Cirebon / Bpk Subhan GP Ansor Ciwaringin
Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon H. Imron beserta Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Khidir yang didampingi H. Abu Bakar Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) pun menghadiri dan membenarkan adanya kegiatan tersebut, dan sudah melakukan koordinasi pada jauh-jauh hari dengan pihak kemenag Kabupaten Cirebon. R. Taufiq yang didampingi Subhan, Sebagai salah satu koordinator GP Ansor wilayah barat Kabupaten Cirebon turut melakukan pengamanan terhadap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon beserta para kepala seksinya sebagai salah satu tanggung jawab moril juga ikatan emosional kedinasan dengan kemenag yang merupakan leading sektornya melalui seksi PD Pontren dalam acara HSN.

Kelompok Kerja (Pokja) Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) selaku koordinator dari pesantren salafiyah melalui kegiatan ini yang diwakili oleh K. Agus Abdul Kholiq berharap bahwa kegiatan ini dapat dijadikan sebagai pemersatu antar pondok pesantren se indonesia khsusnya se kabupaten Cirebon dan sekitarnya, sesuai dengna semboyan HSN “wajah Pesantren Wajah Indonesia”.

Ribuan Santri dalam HSN di Masjid Al Jabar Cirebon Plumbon
dari santri untuk negeri, merupakan moto yang tepat sebagai bentuk keterlibatan dari kaum santri dan para kiyai” tutur H. Imron Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon beberapa saat menjelang acara dimulai. “subhanallah, sungguh luar biasa adanya, saya bahkan tidak mengira acara HSN kali ini akan semeriah ini, antusias dari kaum santri dan masyarakat setempat begitu terlihat jelas” imbuhnya.

Ribuan Santri Melantunkan Lagu Indonesia Raya dan Mars Santri
H. Abu Bakar Kepala Seksi PD Pontren pun memandang perlu untuk menciptakan terobosan dan inovasi baru dalam memperingati HSN pada momen mendatang agar lebih variatif lagi. Mengingat acara ini begitu meriah dan bergemuruh lantunan sholawat, istighosah yang juga melantunkan Lagu kebanggaan kita “Indonesia Raya” dilanjut dengan pembacaan Ikrar Santri, Mars Santri oleh para santri diiringi para hadirin.

lumayan mas, isun daganngane laris pisan, mangkal sing kawit tes bedug, baka bisa sih acara mengkenen kuh aja setaun sepisan, bari isunne olih rejekie tambah akeh” ucap salah satu pedagang somay yang sengaja mangkal di area Masjid Al Jabar (arti : Lumayan mas, saya jualannya laku banget, mangkal sejak habis dzuhur, kalau bisa sih acara seperti ini tuh jangan setahun sekali, supaya saya nya dapat rejeki makin banyak).


Ratusan santri berjalan kaki menuju Masjid Al Jabar, dari berbagai Penjuru
Bahkan para pedagan pun mendapatkan berkah melimpah dari acara HSN ini. Subhanallah Wa Barokallah.

Jumat, 20 Oktober 2017

Hari Santri Nasional dengan 20.1017 sholawat nariyah di pesantren HMQ pada 20-10-2017


K. Agus Abdul Kholiq beserta para santri, 20.1017 sholawat nariyah 
(Jumat, 20 Oktober 2017), Hari Santri Nasional (HSN) merupakan salah satu anugerah dan kado terindah dari negara untuk kaum santri (pesantren) sebagai wujud nyata dari sejarah kemerdekaan bangsa indonesia setelah sekian abad di jajah.
Peran santri dalam perjuangan kemerdekaan bangsa indonesia sangat kental dan bersemangat ingin lepas dari penjajahan dalam segala aspek.
bersholawat bersama santri HMQ

Atas dasar, keterlibatan aktif dari kaum santri dalam catatan sejarah, K. Agus Abdul Kholiq, Pengasuh dari pesantren Hidayatul Mubtadiin lil Qur’an (HMQ) di pagi hari nan sejuk dan cerah menggelar kegiatan ruhaniyah berupa pembacaan sholawat nariyah di lingkungan pesantren.
Sekitar 120 santri dari pesantren HMQ, masyarakat setempat, aparat desa, dan tokoh masyarakat pun turut aktif mendukung dan mensukseskan kegiatan mulia tersebut.

20.1017 sholawat nariyah dengan penuh khidzmat dan khusyu’, bertepatan dengan hari ini (jumat, 20 bulan 10 tahun 2017) digelar dengan gemuruh jiwa dan keihlasan oleh Para santri, wali santri, perangkat desa, tokoh masyarakat sangat antusias mengikutinya. “untuk mengenang, mendokaan para santri yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan bangsa, untuk keselamatan bangsa dari kaum penjajahan modern”, jawab K. Agus Abdul Kholiq saat ditanya tujuan mengelar sholawat nariyah tersebut disela-selah jeda acara.

Santri dan wali wantri dalam HMQ bersholawat
Hari Santri Nasional merupakan momen rutin tahunan yang diberikan oleh pemerintah, tidak akan kami sia-siakan untuk mengisinya dengan kegiatan bathiniyah” lanjut beliau.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) H. Abu Bakar sangat mendukung dan merespon positif pada salah satu program rutin tahunan di Pesantren HMQ, selepas koordinasi beberapa hari sebelum kegiatan Pembacaan Sholawat Nariyah tersebut.
kami dari Seksi PD Pontren mewakili Kementerian Agama Kabupaten Cirebon sangat mendukung kegiatan pembacaan sholawat nariyah, dengan harapan untuk keselamatan negeri tercinta ini” tutur beliau saat ditanya disesela-sela waktunya.


pose bersama santri dan wali santri usai bersholawat nariyah
“harapan lain, semoga momen HSN yang dilakukan oleh pesantren HMQ itu diikuti pula oleh seluruh pesantren di indonesia, sebagai wujud syi’ar bagi kaum santri khususnya, dan umat islam pada umumnya” lanjut beliau.

Kunjungan silaturahmi dan verifikasi Gedung Asrama Putri Pesantren Al Anwariyah

tinjau lokas asrama putri
kiri ke kanan : Hj. Tike, Hj. Leti, H. Mahyub, H. Samsudin
(Cirebon, 19 Oktober 2017), Jalan Raya Pantura Cirebon – Jakarta, tepat pukul 14:16 WIB tim Kanwil Provinsi Jawa Barat yang dinahkodai Hj. Tike dan dikomandoi Dr. H. Slamet beserta Hj. Leti, ABM (Anak Buah Mobil) bertolak dari Pesantren Al Anwariyah, dikawal oleh Syukron (Pesantren Alhikam) menuju Kementerian Agama Kota Cirebon dalam tema kunjungan berbeda.
Kunjungan sebelumnya dari Pesantren Alhikam Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon menunju Pesantren Al Anwariyah Desa Tegalgubug Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, sebelah barat dari Pusat Pasar Grosir pakaian Tegalgubug

H. Imron kepala Kementerian Agama Kabupaten Cirebon memberikan mandat kepada Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) H. Abu Bakar beserta Tim dari Seksi PD Pontren yang khusus membantu dan mendampingin Tim Kunjungan dari Kanwil Propinsi Jawa Barat.

disela-sela kegiatan diselingi acara ramah tamah
betul, kami memiliki 3 kegiatan kunjungan ke 3 pesantren berbeda dengan tema berbeda pula, masing diuntungkan ketiga lokasi tersebut dalam jangkauan jarak yang tidak begitu jauh” tutur H. Abu Bakar disela-selah tinjauan ke gedung asrama putri beserta tim dari kanwil.

sehingga, kami masih bisa menjangkaunya. Didukug dengan cuaca yang lumayan cerah” lanjut beliah sambil tersenyum.

KH. Musthofa Yanuar, selaku Pengurus Pusat dari pesantren Al Anwariyah mengantar ke lokasi yang akan di rehab total bangunan asrama putri yang kondisinya sudah nampak tidak layak huni. Disamping usia bangunan yang sudah tua, juga untuk penataan tata ruang asrama agar nantinya para santri merasa nyaman dan betah.
kami sedang berupaya lakukan koordinasi dan kerjasama terkait pembangunan asrama santri dengan berbagai pihak terkait, namun alhamdulillah dapat respot positif dari kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melalui seksi PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Cirebon” ucap beliau dengan wajah sumringah.


Pengurus Pesantren, Kanwil Bandung, PD Pontren Cirebon
Terpisah, H. Mualim dan H. Samsudin langsung berkunjung ke ruang para ustadz dan santri mendampingi Hj. Tike dan Hj. Leti dari Kementerian Agama kanwil Provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungan ini dibagi atas 3 tim, Tim 1 berkaitan dengan verifikasi bantuan pesantren, Tim 2 berkaitan dengan adminsitrasi pesantren/ kelembagaan, Tim 3 berkaitan dengan kesiapan mengadapi EMIS Online yang dimotori operator emis tingkat Kabupaten, Aziz Ahlaf.

Diakhir kunjungan, foto bersama dengan sesepuh pesantren.

verifikasi pesantren Alhikam terkait bantuan dan evaluasi EMIS



H. Abu Bakar (Kasi Pontren Kab Cirebon/kiri),
Dr. Slamet (Kasi Pontren Kanwil Jabar/kanan)
(Cirebon, Kamis 19 September 2017) Desa Ciwaringin Pukul 11:11 WIB Tim Kanwil Provinsi Jawa Barat yang dikomandoi oleh

Kunjungan Silaturahmi ke Pesantren Assalafiyah Plumbon


(Cirebon, Kamis 19 Oktober 2017) Bode Lor Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon,

Rabu, 11 Oktober 2017

Serah Terima Blanko ijazah paket ULA dan WUSTHA

Foto / serah terima Blanko Ijazah
(kiri ke ke kanan : H. Ahmad Jari, dari H. Abu Bakar)
(Cirebon, 09 Oktober 2017), Bertempat di Lantai dasar dari Seksi PD Pontren Kabupaten Cirebon. Drs. H. Imron, M.Ag, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon melalui Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Drs. H. Abu Bakar, M.Ag menggelar Berita Serah Terima Blanko Ijazah Ketua Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) paket Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) H. Ahmad Jari, S,Pd.l disaksikan Staf PD Pontren dan perwakilan utusan dari beberapa pesantren salafiyah se Kabupaten Cirebon.

Foto/kiri ke ke kanan : H. Abu Bakar kepada H. Ahmad Jari


H. Mualim, M.Ag (staf PD Pontren) selalu penanggung jawab dan koordinator berkaitan dengan Berita Acara Serah Terima blanko ijazah menghimbah agar "Penulisan ijazah tersebut nantinya harus berhati-hati, teliti, cermat, akurat, agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan data siswa".
"juga mengikuti pedoman dan petunjuk dalam penulisan ijazah tersebut" lanjutnya.

A. Daftar penerima Blanko Ijazah untuk Tingkat Wustha :
  1. PPS As-Shafa                  :   7 blanko ijazah (Kang Ahmad Fauzi)
  2. PPS At-Ta;rifiyah            : 14 blanko ijazah (Kang Nana Supriatna)
  3. PPS Al-Hikam                 :   7 blanko ijazah (kang Ukon)
  4. PPS Al-Marzukiyah         :  7 blanko ijazah (Kang Suleman)
  5. PPS As-Shobirin              : 35 blanko ijazah (Kang Hargo)
  6. PPS Dar Al-Qur'an           : 16 blanko ijazah (Kang Agus Ali)
  7. PPS Darul Qur'an             :   8 blanko ijazah (Kang Aceng Rudani)
  8. PPS Darussalamah           :   7 blanko ijazah (Kang Bambang)
  9. PPS HMQ                        : 52 blanko ijazah (Kang Agus Abdul Kholiq)
  10. PPS Miftahul Huda          :   5 blanko ijazah (Kang Agus Sepuh)
  11. PPS Mualimin Mualimat :  29 blanko ijazah (Kang Romi)
  12. PPS An-Nashuha             : 12 blanko ijazah  (Kang Jari)
     =========== jumlah        : 199 


B. Penerima Blanko Ijazah untuk tingkat ULA :
  1. PPS HMQ                       :   44
Jumlah Totl (A + B) = 199 + 44 = 253 Blanko ijazah.

Dilanjutkan dengan pengarahan dari Kasi PD Pontren,sekaligus ucapan rasa syukur dan rasa bangganya atas kinerja dan kerjasamanya dengan pihak PD Pontren yang mewakili Kementerian Agama Kabupaten Cirebon.
"kami selalu melakukan perbaikan dan evaluasi dari setiap kegiatan penyelenggaraan Ujian Paket Ula dan Wustha", tegasnya.

Jumat, 29 September 2017

10 Muharam bersama Hidayatul Mubtadiin lil Qur’an (HMQ)

(Cirebon, 29/09/17), Adalah salah satu kegiatan rutin tahunan di Ponpes Hidayatul Mubtaiin lil Qur’an (HMQ)

Verifikasi Ponpes Mualimin Mualimat dan Ponpes Assalafie terkait Ma'had 'Ali

(Cirebon, Rabu – kamis, 27-28 september 2017), Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon H. Imron melalui H. Abu bakar, kepala seksi PD Pontren memandatkan kegiatan Verifikasi dan evaluasi kepada H. Mualim terhadap beberapa pondok pesantren di wilayah barat Cirebon terkait program Ma’had ‘Ali (setingkat perguruan tinggi) di lingkungan pondok pesantren. Ponpes Mualimin Mualimat dan Madrasah Alhikamus Salafiyah dibawah naungan Ponpes Assalafie, keduanya berlokasi di Desa Babakan Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon.




Direktur Jenderal (Ditjen) Pendis Kementerian Agama RI melalui H. Agus Umar yang di dampingin dari Pojka PPS Agus Abdul Kholik dan H. Mualim dari Seksi PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Cirebon terjun langsun ke kedua Ponpes tersebut. KH. Zamzami Amin (Ponpes Mualimin Mualimat) dan H. Azka Hamam (Pengasuh Ponpes Assalafie).


Beberapa kelengkapan dan persyaratan administrasi langsung disurvei langsung oleh H. Agus Umar dari Ditjen Pendis, termasuk didalamnya terkait kesiapan dan sarana prasarana dari kedua ponpes tersebut. Hasil dari verifikasi dan evaluasi nantinya akan dilaporkan langsung ke Kementerian Agama RI di Jakarta sebagai bahan pengambilan keputusan dan kebijakan lebih lanjut. (/zis)

Ubah KEKURANGAN menjadi KELEBIHAN pada diri anak

1. Anak-anak yang berbakat umumnya lebih cepat menguasa bidang tertentu dibanding anai lain,

Kamis, 28 September 2017

Rabu, 27 September 2017

formulir data GURU dan SISWA DTA TPQ TKQ


formulir untuk data GURU DTA TPQ TKQ

formulir untuk data SISWA DTA TPQ TKQ

Blanko data siswa DTA untuk update data EMIS

A.    Identitas DTA
1.       Nomor Statistik
:

2.       Nama DTA
:

3.       Pimpinan DTA
:

4.       Jalan, RT/RW, Gang
:
(tidak boleh kosong)
5.       Kecamatan
:

6.       Desa
:

7.       Telepon/HP
:
(tidak boleh kosong)
8.       Whatsapp
:
(tidak boleh kosong)
9.       Email
:
(tidak boleh kosong)
10.   Kode Pos
:

B.      Data Pribadi Siswa
1.       Nama Lengkap Siswa
:

2.       Tempat Lahir
:
Tanggal Lahir :
3.       Jenis Kelamin
:

L : Laki-laki
P : Perempuan
(*
4.       Jenis Pendidikan Formal Yang Sedang Dijalani Santri
:

01 : Tidak Ada
02 : RA
03 : TK
04 : MI
05 : SD
06 : PDF Ula
07 : Muadalah Ula
08 : MTs
09 : SMP
10 : PDF Wustha
11 : Muadalah Wustha
12 : MA
13 : SMA
14 : SMK
15 : PDF Ulya
16 : Muadalah Ulya
17 : PT Islam
18 : PT Umum
5.       Jenis Pendidikan Nonformal Yang Sedang Dijalani Santri
:

01 : Tidak Ada
02 : Wajar Dikdas Ula
03 : Wajar Dikdas Wutha
04 : PMU
05 : MDT
06 : Pendidikan al-qur’an
07       Hanya Mengaji
(*
C.      Data Keluarga
1.       Identitas Ayah/Wali

a.       Nama Ayah/Wali
:

b.      Pendidikan Ayah/Wali
:

0 : Tidak Ada
1 : <= SLTP
2 : SLTA
3 : D1
4 : D2
5 : D3
6 : D4
7 : S1
8 : S2
9 : S3
(*
c.       Pekerjaan Ayah/Wali
:

01 Tidak bekerja (Di rumah saja)
02 Pensiunan/Almarhum
03 PNS (selain poin 05 dan 10)
04 TNI/Polisi
05 Guru/Dosen
06 Pegawai Swasta
07 Pengusaha/Wiraswasta
08 Pengacara/Hakim/Jaksa/Notaris
09 Seniman/Pelukis/Artis/Sejenis
10 Dokter/Bidan/Perawat
11 Pilot/Pramugari
12 Pedagang
13 Petani/Peternak
14 Nelayan
15 Buruh (Tani/Pabrik/Bangunan)
16 Sopir/Masinis/Kondektur
17 Politikus
18 Lainnya

(*
2.       Identitas Ibu/Wali

a.       Nama Ibu/Wali
:

b.      Pendidikan Ibu/Wali
:

0 : Tidak Ada
1 : <= SLTP
2 : SLTA
3 : D1.  4 : D2
5 : D3.  6 : D4
7 : S1.   8 : S2.   9 : S3
(*
c.       Pekerjaan Ibu/Wali
:

(* lihat C.3.d
3.       Jumlah Saudara Kandung
:

D.      Data Alamat Tempat Tinggal Orangtua/Wali Santri
1.       Jalan, RT/RW, gang
:

2.       Kecamatan
:

3.       Desa/Kelurahan
:

4.       Nomor Telepon
:
(tidak boleh kosong)
5.       Nomor Whatsapp
:
(tidak boleh kosong)
6.       Kode Pos
:


Demikian, biodata ini saya buat dengan data yang sebenar – benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Berita Lainnya

Tugas Utama dan Fungsi Seksi PD Pontren

PENDATAAN EMIS ONLINE : KLIK DISINI A.     Tugas Pokok : 1.        Menangani pendirian Ijin Operasional lembaga 2.        Menangani...

Follow by Email